Hati Untuk Ben

Ben..

Semalam Ayah denger tangisanmu dari sambungan telefon.. memanggil.. “ayah.. ayah..” Perasaan Ayah hancur nak..

Sakit Hati Ayah Ben.. Ingin rasanya berada disana, disisimu, mengelus rambutmu, menggendong menenangkan kamu nak..

Ben..

Sedang apa kau siang ini? Bagaimana makan mu? Cukupkah perhatian dari dia yang menjaga mu? Senangkah kau bermain dengannya? Bahagia kah kau Ben?

Ben..

Kapan kita bisa mempunyai hubungan Ayah-Anak seperti mereka Ben? Keluarga ideal yang ada di pikiran Ayah..

Seperti mereka Ben.. tiap hari bertemu, tiap pagi saling berpelukan, si Ayah mengecup kening anaknya.. bertemu di malam hari, makan malam bersama.. saling bercerita apa yang kita lakukan Ben sepanjang hari.. Sedangkan Ayah sudah lama tidak menjumpaimu Ben..

Ben..

Ayah mohon maaf karena kalah dengan situasi ini Ben.. kalah oleh sesuatu yang tidak punya hati Ben.. Mereka tidak punya Hati Ben.. dan lebih lagi..

Maafkan Ayah yang belum mau menyerah..e5bffe82b8f58850d3b0305733076241

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s