Inspirasi dari kelas inspirasi

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sugeng enjing. Piye kabare sedulur sedoyo.kulo alhamdulillah sehat wal walfiat dunyo lan akhirat. Kulo masih ldr namun kulo bahagia lan semangat hehe
Karena tulisan ini saya buat Hari kamis. Dan di wilayah saya kerja yaitu wilayah Jawa Tengah setiap Hari kamis harus menggunakan bahasa Jawa Jadinya kalimat opening diatas saya coba menggunakan bahasa Jawa hehe.

Waktu tidak terasa cepat banget berlalu, dan saya hutang tulisan ini dari 1 minggu yang lalu. Jadi ceritanya 8 hari yang lalu atau tepatnya tanggal 9 september 2015, im finally fulfill one of my childhood dreams:being a teacher

Waktu saya SD, profesi guru, pilot, dan dokter merupakan salah tiga profesi cita-cita saya. Mainstream memang, tapi ya semua profesi yang saya impikan tersebut bermanfaat bagi orang banyak. Pilot, they carried an unquestionable responsibilities for safety hundreds of lifes in his/her airplane. Dokter, medium of healing, ga perlu dijelasin lah ya kenapa hampir sebagian besar anak-anak bercita-cita menjadi dokter. Last but not least, teacher or guru. Guru digugu lan ditiru, they create people. Kita ga akan jadi kaya sekarang kita tanpa peran guru. Betapa besarnya peran guru dalam kehidupan ber sd sampe sekarang saya masih hafal nama guru2 saya bu Yayuk, bu Endah, bu Tri, bu Sri, pak Dadang, pak Edward, dan pak Uce. I owe u a lot.

Saat dewasa, tidak ada dari cita-cita waktu saya SD yang kesampaian, saya bekerja di bidang media dan public relation. Its ok at least ada beberapa unsur-unsur cita-cita saya dahulu yang di profesi saya sekarang ini bersingungan, seperti “sama-sama memberi penjelasan, sama-sama menerangkan, sama-sama berbicara di depan publik” hehe.

Kelas inspirasi
Sebelumnya saya sudah sering baca mengenai program-program volunteer dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa seperti Indonesia mengajar, KelasInspirasi, 1000guru. Namun keterlibatan langsung saya pertama kali terjadi karena perintah perusahaan tempat saya bekerja, ga sengaja. Jadi saya mendamping salah satu executive di kantor saya untuk memberi inspirasi pada kegiatan Kelas inspirasi Solo. dan setelah acara itu pun saya bertekad ingin ambil bagian dalam kegiatan program-program inspirasi tersebut.

Pulang dari solo, saya browsing-browsing dan menemukan alamat website organisasi tersebut, di http://kelasinspirasi.org

Nah pucuk dicinta, teh pucuk tiba halah.. Ternyata ada pendaftaran fasilitator atau pengajar untuk kelas inspirasi 4. Dengan semangat (ini ga exaggerate lho, soalnya emang beneran saya semangat, sampe-sampe setengah hari kerja buat ngelengkapin form-form tersebut) saya isi-isi form pendaftaran. singkat cerita alhamdulilah saya masuk dalam list fasilitator kelasinspirasi4. Hehe šŸ™‚

Wah harus siap-siap ikut mottonya Kelas Inspirasi nih “langkah menjadi panutan, ujar menjadi pengetahuan, dan pengalaman menjadi inspirasi”

Road to kelas inspirasi
Begitu nama saya tercantum dalam list, hal pertama yang saya lakukan adalah bilang ke atasan berharap segera dapat izin cuti pada Hari inspirasi. Waktu itu si bos sih terlihat excited dan bakal memuluskan cuti saya, bahkan bos juga tertarik mau ikutan Mengajar, wah lampu hijau nih pikir saya.

Selang beberapa Hari saya dapat email mengenai undangan briefing dan workshop, diberi penjelasan di email nantinya akan dibagi kelompok dan lokasi hari inspirasi. Dilalah pas hari yang ditentukan untuk briefing tersebut saya ada tugas perusahan. Saya email ijin untuk tidak bisa mengikuti kegiatan tersbut, dan email saya dibales dengan sangat baik (terima kasih ya).

Tidak lama setelah hari briefing, group chat kelompok kecil pun dibuat oleh fasilitator kelompok kami, mba vita. Kami adalah kelompok 22, Di group ini dibahas lokasi tempat kita akan mengajar, dos and donts, konsep mengajar, desain poster,

saya yang mana ya?

saya yang mana ya?

jadwal,

opening act

opening act

brainstorming, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hari inspirasi tanggal 9 september. Kelompok 22 ini mendapat tempat di SDNĀ Utan Kayu Utara 08 Petang (UKU nama gaulnya hehehe). SDN Utan Kayu Utara 08 Petang ini menempati bangunan yang sama dengan SDN UKU 08 Pagi dan bersebelahan dengan SDN UKU 07. Bangunannya kayanya perlu perhatian dari dinas terkait deh.. ga percaya, cek deh.. alamatnya ada di peta ini nihĀ Screenshot_2015-09-17-11-12-59

kelompok 22 terdiri dari 1 fasilitator kelompok, 8 facilitator / pengajar, dan 2 dokumentator.

Noted: Saya dalam tulisan ini mau minta maf nih karena ga terlalu aktif dalam group, ga pernah hadir pas meting-meeting pra hari inspirasi, dan yang terakhir bikin khawatir dateng apa engga saat hari inspirasi hehe.. Im Sorry guys

Hari inspirasi
Senin tanggal 7, saya menghadap ke bos sambil bawa surat cuti, sempet ngobrol panjang dan dia pun tanda tangan surat cuti saya di tanggal 9 aka D-Day, wah aman nih, tinggal cari tiket ke Jakarta selasa sore dan rabu sore balik ke Jogja (karena langsung ada acara kantor di Jogja hari kamisnya). Ternyata jalan saya menuju hari inspirasi tidak semulus pipinya Tamara Blezensky. Senin malem saya dapet perintah untuk berangkat ke jakarta mewakili unit kerja saya dalam kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik, dan acaranya dua hari, selasa dan rabu. Bos berkilah “rabunya kan cuma sampe jam 12 no, abis itu lo tetep bisa ikut kelas inspirasi”. Dang.. Otak harus berpikir cepat, sampe tempat lokasi sosialisasi saya langsung cari kelompok dimana saya bisa izin sebentar pada hari rabu jam 10-11 siang untuk mengajar, karena saya dapet giliran pembuka mengajar di kelompok saya. Dan saya ga akan mau ngerubah jadwal tersebut. There’s some feeling to open a thing. Alhamdulilah stream saya di sosialisasi mau membackup saya, walhasil saya bolak balik dari kantor di daerah Gambir jam 10, pas banget sampe lokasi jam setengah 11, (saking buru-burunya saya sampe ketinggalan bawa dompet, untung ga ada razia hehe..). Sampe lokasi, Say hi saya temen-temen inspirator lainnya sekaligus kenalan singkat, sempet selfie

IMG-20150911-WA0016

dan sejurus kemudian, Vita: “no langsung masuk kelas”.Me: Yes Mam…

Kelas 6
Masuk kelas 6 saya menggunakan baju wearpack khas tempat saya bekerja, sebelumnya saya udah nyiapin mind mapĀ mengenai siapa itu Reno dan apa Profesi saya, dan Video untuk ice breaking, namun disini saya akui saya kurang prepare lokasi, di lokasi ternyata ga menyediakan infocus, nah materi yang sudah saya siapkan dalam laptop pun ga bisa saya tampilkan. But the show must go on.

hello im Reno

hello im Reno

mengikuti pola bomber B saya pun mencoba ice breaking dengan mengajak teman-teman untuk interaktif.. hasilnya it works, mereka pun antusias, komunikasi berjalan dua arah, mereka paham dan mengerti apa profesi saya. Waktu setengah jam berlalu begitu cepat sampai-sampai saya belum menyelesaikan secara tuntas materi yang ingin saya sampaikan.Ā Senang bukan kepalang saya rasakan. Setelah membuka di kelas 6 saya harus bergegas untuk kembali ke kantor menyelesaikan pekerjaan saya yang saya tinggalkan. jadwal selanjutnya saya jam 12,30, keburu ga ya? untung Vita sebagai fasilitator juga mengerti keadaan itu, dia menukar jadwal saya menjadi jam 13.00. Saya pun bergegas ke Kantor.. brengggg….

Bomber B:

IMG-20150907-WA0005

Kelas 5Ā 

Betul aja saya baru selesai acara di kantor jam 12.30, langsung saya ngacir ke SD UKU, pas jam 13.00 saya sampai dan langsung masuk ke Kelas 5, kali ini saya ga menggunakan baju wearpack agar temen-temen di kelas 5 menebak apa profesi saya. Di kelas ini saya memberikan tantangan untuk berani tampil di depan kelas dan menjadi speaker. Yah kalau di Kelas 6 saya bisa memberikan nilai pribadi 8.5, di kelas 5 ini saya memberikan nilai 7 bagi diri saya, berati di kelas berikutnya harus lebih menarik lagi saya.

Kelas 4

Setelah istirahat setengah jam, kelas berikutnya dan terkahir yang saya masuki adalah kelas 4. Saya sudah kembali memakai wearpack (apakah SDnya Hazardous Area? ga sih tapi supaya cambung dan keliahatan menarik aja, anak-anak kan suka diberikan contoh melalui tampilan). Disini saya lebih banyak role playing. ada yang jadi wartawan, narasumber, dan diwawancarai, seru dan menyenangkan, kelas 4 harus diajak bermain supaya mereka mau menjalani pembelajaran. Di kelas ini pun saya ajak mereka nonton film di mengenai perusahaan saya di laptop dan hasilnya mereka menyemut. imuttttt… halah..

serbuuu

serbuuuu

Sum Up

upacara penutupan

upacara penutupan

Di akhir hari sekitar jam 15.30 seluruh inspirator telah masuk ke seluruh kelas yang sesuai jadwalnya (dengan sedikit modifikasi). Acara penutupan dengan seluruh guru dan murid pun dibawakan secara menyenangkan dengan menceritakan pengalaman masing-masing inspirator saat di dalam kelas. Saat giliran saya untuk memberi kesan dan pesan, saya pun tidak berpanjang-panjang “Terima kasih kepada Bapak-Ibu Guru, tanpa mereka kita bukan siapa-siapa hormati mereka dan selalu ingat mereka, sekarang saya tahu bagaimana perjuangan Bapak dan Ibu”

foto bersama guru dan murid uku 08

foto bersama guru dan murid uku 08

Sesungguhnya hari Inspirasi tersebut bukan hanya kami para inspirator yang memberikan inspirasi, tapi suasana sekolah dan kehadiran para guru lah yang ternyata menginspirasi kami untuk mengikuti hari inspirasi. Terima kasih Guru.

Saya jadi teringat lirik lagu dari Ibu Sud yang sangat menyenangkan untuk didendangkan:

Pergi Belajar

oh, ibu dan ayah, selamat pagi
kupergi sekolah sampai kan nanti

selamat belajar nak penuh semangat
rajinlah selalu tentu kau dapat
hormati gurumu sayangi teman
itulah tandanya kau murid budiman

Salam dari kami kelompok 22

Kelompok 22 noted saya dibelakang lagi dada dada

Kelompok 22. noted saya dibelakang lagi dada dada

R

Surakarta, 17 September 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s